PELATIHAN DIKLAT KEMASAN DAN FASILITASI PERALATAN KEMASAN IKM PANGAN

Selasa, 08 Mei 2012

 
Industri Pangan memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangakan mengingat industri ini berbasis pada hasil pertanian serta memiliki pangsa pasar yang cukup luas . Produk pangan ini masih memiliki pangsa pasar luas di luar negeri, mengingat produk ini potensial ada di daerah tropis.

Namun demikian produk pangan merupakan produk vital dan sensitive, karena mudah/cepat mengalami kerusakan dan mudah mengalami kontaminasi yang nantinya sangat berpengaruh terhadap mutu dan keamanan produk pangan yang dihasilkan, sementara di era globalisasi perdagangan bebas kita harus tetap berusaha meningkatkan daya saing produk yang kita hasilkan melalui peningkatan mutu sesuai dengan perkembangan selera konsumen yang tidak hanya dilihat dari isinya seperti rasa dan harga tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kualitas kemasanya yang memiliki peranan yang sangat strategis dalam menarik minat konsumen disamping kemasan juga berfungsi untuk melindungi produk dari kerusakan baik fisik maupun biologis selama proses distribusi maupun penyimpanan. Demikian sambutan singkat Kadis Perindag Prov. Bali, Ni Wayan Kusumawathi,SH.MSi, dalam pembukaan kegiatan pelatihan kemasan dan fasilitasi peralatan kemasan IKM pangan dihadapan puluh para peserta pelatihan yang bergerak dibidang pengolahan produk pangan dari 9 Kabupaten/Kota di Provinsi Bali dan didampingi oleh Kepala Bidang Industri Agro Disperindag Prov. Bali , I Ketut Darta,SH serta para pejabat dari Kementerian Perindustrian dan para Instruktur yang sangat menguasai dibidang pengolahan pangan bertempat di Hotel Shanti, Jl. Patih Jelantik Denpasar pada hari Selasa , 1 Mei 2012.

Tujuan pelatihan ini yaitu : 1. untukmemberikan wawasan dan pengetahuan tentang manfaat penggunaan kemasan serta ketrampilan teknis dan desain kemasan produk pengolahan pangan, 2. Untuk meningkatkan daya saing mutu terutama kemasan produk dalam pemasaran , 3. memfasilitasi IKM Pangan dalam pengembangan kemasan produk , serta memotivasi pengusaha dalam teknis dan desain kemasan yang baik untuk produk hasil pengolahan pangan .

Dan diakhir pelatihan akan diserahkan bantuan alat kemas kepada masing – masing peserta.
 
Sumber : Humas Disperindag Prov. Bali