Hainan Butuh Tenaga Spa Bali

Kamis, 28 Juni 2012

bentarabali – Pemerintah provinsi hainan-China Selatan dan pemerintah Provinsi Bali sedang menjajaki kerjasama pengiriman tenaga kerja Spa dari Bali. Penjajakan kerjasama karena pemeritah Provinsi Hainan membutuhkan tenaga Spa dari Bali sebagai dukungan terhadap jasa layanan pariwisata di negerinya.

Ketua Asosiasi pengusaha Provinsi Hainan Guo Koú, dalam pembicaraan bersama kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan provinsi Bali, Ni Wayan Kusumawathi,SH.,M.Si, di kantor Dinas Perindustrian dan perdagangan Provini Bali, Sabtu, 23 Juni 2012, menegaskan kebutuhan tenaga spa dalam mendukung kemajuan Pariwisata di Hainan sangat tinggi. Potensi kebutuhan tenaga spa di Hainan sangat menjanjikan karena masuk dalam daftar kenbutuhan yang mendesak.

Oleh karena itu Guo Koú, meminta pemerintah Provinsi Bali bisa merespon positip permintaan kerjasama ini dalam waktu dekat. Pasalnya demikian Guo Koú, kunjungan wisatawan ke Propinsi Hainan mencapai 30juta orang/tahun.

“Dengan kunjungan sebanyak itu, tenaga Spa sangat kami butuhkan untuk memberikan pelayanan jasa spa kepada wisatawan yang berkunjung ke Hainan,” ungkap Guo Koú.

Selain tenaga spa, Hainan juga membutuhkan furniture atau kerajinan dari Bali untuk kebutuhan pada akomodasi dan perhotelan di Hainan.

Sebagai langkah awal, pihak Hainan memberikan kesempatan berikut stand gratis kepada pemerintah provinsi Bali untuk mempromosikan segala kerajinan dan produk lokal Bali saat pameran di Hainan Bulan Desember tahun 2012 ini.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bali, Ni Wayan Kusumawathi, kepada bentarabali.com usai pertemuan tersebut membenarkan adanya pembicaraan kerjasama dibidang jasa spa dan furniture bali.

“kami baru habis pertemuan dengan pihak dari provinsi Hainan. Mereka tertarik dengan spa kita di Bali. Dan untuk mendukung pariwisata di Hainan, kami sedang menjajaki untuk mengirim tenaga spa ke Hainan,” ungkapnya.

Lebih jauh Kusumawathi menjelaskan, dengan kunjungan wisatawan mencapai 30juta orang per tahun ke Hainan menandakan potensi tenaga spa di Hainan sangat menjanjikan. Oleh karena itu, pihaknya akan menindaklanjuti pembicaraan ini dengan berbagai pihak yang berkepentingan terkait persoalan tersebut.

“Sesuatu yang positip. Dan kami akan bicara dengan berbagai pihak khusus asosiasi Spa dan melaporkan kepada pak Gubernur,” ungkap Kusumawathi.

Soal tawaran dari Hainan yang menyediakan stand gratis saat pameran bulan Desember mendatang Kusumawathi mengatakan melaporkan kepada ketua dekranasda dan Gubernur Bali dalam waktu dekat. “Kita lapor dulu hasil pertemuan ke pak Gubenuer. Meminta pertimbangan. Karena kalau ikut berarti harus mempersiapkan diri dengan baik,” tandas Kusumawathi. (san)

 

Sumber : benatarabali.com